Jenis – Jenis Kamera DSLR



Apa sih kamera DSLR sebenarnya?

Kamera DSLR (Digital Single Lens Reflex) adalah kamera digital yang memanfaatkan cermin untuk mengarahkan cahaya agar tertangkap lensa menuju kea rah viewfinder.
Di jaman sekarang ini ada banyak jenis-jenis kamera DSLR, ada 2 merk kamera DSLR yang sangat sering kita jumpai yaitu Nikon dan Canon. Kedua merk tersebut dapat dikatakan sebagai pioneer kamera DSLR. Di artikel kali ini merk Nikon dan Canon akan kita jadikan patokan dalam perbandingan jenis-jenis kamera DSLR. Bagi sobat Centipedia yang ingin tahu YUK! Simak artikel ini.
Disclaimer : penyebutan merk hanya sebagai sarana edukasi



Nikon

Nikon merupakan produsen kamera DSLR yang konservatif, hal ini ditunjukkannya melalui penggunakan negative film yang masih dapat digunakan di kamera modern. Penamaan system kamera Nikon menggunakan “D” yang berarti digital dibagian depan sebelum angka sebagai pembeda jenis. Selain itu kamera DSLR Nikon dibedakan melalui tanda merah pada Handgrip-nya.

1. Kelas Pemula Entry Level : D3200 –> (D3100 –> D3000 –> D40)


Kamera jenis ini berbentuk ringkas dengan mengutamakan kemudahan operasi dan tampilan interface pada LCD yang mudah dimengerti. Bahan body kamera nyaman digenggam dan tidak licin sehingga menjadi salah satu kelebihannya. Kamera Entry level Nikon biasanya diproduksi dengan berbagai pilihan warna, misalnya merah silver atau coklat sehingga memiliki keunikan tersendiri ditengah kamera yang rata-rata berwarna hitam. Namun sayangnya, kamera jenis ini tidak memiliki mesin pengatur focus pada body-nya sehingga lensa yang cocok digunakan adala lensa dengan lensa dengan built-in motor, yaitu lensa sri AF-S.

2. Kelas Pemula Midrange : D5200 –> (D5100–> D5000–>D60–> D40x –> D50)


Kamera DSLR midrange ini diperuntukkan bagi pemula yang ingin lebih mendalami fotografi. Pada beberapa tipe kamera, LCD dapat dilipat atau flipped out. Sama seperti kamera Entry level yang tidak memiliki pengatur focus, kamera midrange hanya cocok untuk lensa jenis AF-S.

3. Kelas Semi Advanced : D7100 –> (D7000–>D90–>D80–>D70s–>D70)



Kamera Semi Advanced telah dilengkapi kemampuan perekam video yang lebih mutakhir, kecepatan dalam mengambil foto, body yang lebih besar, double LCD dan built ini motor sehingga memungkinkan menggunakan lensa AF-D. LCD pada seri ini terbagi dua, 1 LCD monokrom dan satunya lagi berwarna.

4. Kelas Advanced : D600 –> (D300s–>D300–>D200–>D100)



Jenis ini diperuntukkan bagi user yang telah memahami dasar fotografi. Kelas Advance dilengkapi fitur fullframe dengan harga miring. Tidak hanya itu, seri ini  memiliki fitur burst foto tercepat dibanding seri lainnya.

5. Kelas Semi Profesional : D800/D800E –> (D700)


Tidak jauh beda dengan kamera kelas advance, kelas semi professional memiliki fitur yang sama hanya saja sensor fullframe sebesar 36MP telah melengkapi kamera kelas semi professional ini.
NikonD4

6. Kelas Profesional : D4 –> (D3, D3x, D3s) (D1, D1x, D2x, D2xs) (D1h, D2h, D2hs)



Kelas profesionall adalah seri premium, para fotografer professional kebanyakan menggunakan seri ini bahkan untuk para fotografer olahraga. Untuk merk Nikon. Nikon D3 adalah seri pertama yang diluncurkan pada tahun 2007.


Canon


Tahun 2000 adalah kali pertama Canon memproduksi kamera DSLR. Pada tahun 2002 Canon kemudian memproduksi kamera DSLR digital dengan resolusi Canon pertama kali mengeluarkan kamera Digital SLR pada tahun 11.1 Mega Pixel. Pada tahun 2010 market share antara Canon dan Nikon terbilang cukup jauh yaitu 41% untuk Canon dan 35% untuk Nikon.

1. Kelas Pemula Entry Level : 100D – 1100D Rebel T3 Kiss X50 – 1000D Rebel SL1 Kiss X7



Sama dengan entry level Nikon, kamera entry level Canon juga berbentuk ringkas dengan mengutamakan kemudahan operasi dan tampilan interface pada LCD yang mudah dimengerti. Keunggulannya, entry level Canon telah dilengkapi pengatur focus pada bodynya. Namun body dari entry level Canon lebih terasa licin jika digenggam, varian warna juga telah tersedia. Bedanya, Canon memproduksi kamera DSLR dengan 100D sebagai kamera terkecil dan teringan didunia.

2. Kelas Pemula Mid Range : 300D – 400D – 500D – 550D – 600D – 700D



Dengan fitur yang lebih mumpuni namun tida jauh berbeda dengan versi entry level, mid range lebih berinovasi dengan fitur touchscreen bahkan untuk versi 600D-700D layar dapat dilipat. Touchscreen dapat berfungsi untuk menentukan daerah focus dalam pengambilan foto atau video.

3. Kelas Semi Advanced : 20D – 30D – 40D – 50D – 60D – 70D


Semi Advance adalah seri dimana tingkat kreativitas penghobi fotografer sudah mengerti dasar-dasar fotografi & ingin ke tingkat yang lebih serius. Kamera Semi Advanced telah dilengkapi kemampuan perekam video yang lebih mutakhir, kecepatan dalam mengambil foto, body yang lebih besar, double LCD, tombol putar pengganti mode, Quick Dial Button dan di built ini motor sehingga memungkinkan menggunakan lensa. Pada seri Canon 60Da telah dikhususkan untuk bidang astrography.

4. Kelas Advanced : EOS 6D–> (7D)



Sama seperti kelas Advance Nikon, Canon telah memiliki fitur dan kemampuan yang sama pada seri advance nya. Namun pada seri ini, Canon tidak memiliki Built in Flash sehingga memerlukan flash eksternal.

5. Kelas Semi-Profesional : 5D Mark III –> (5D Mark II –> 5D)


Dari segi fitur & kenyamanan yang diberikan juga dibuat lebih sempurna. Dilengkapi pula dengan kemampuan hingga 61 titik fokus dengan resolusi 36MP (minimal) dengan built in flash.

6. Kelas Profesional : 1DX –> APS-H : 1D Mark IV



Kelas professional telah dilengkapi dengan fitur yang sangat canggih yaitu 2 version sensor. Selain fullframe, kelas professional Canon memiliki crop sensor 1.29x. Canon juga telah memproduksi versi 1DC yang dikhususkan untuk pembuatan film, C berarti cinematografi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *