Kenapa Buah dan Sayuran Dapat Menghasilkan Listrik, Lihat Contohnya Disini!

Halo sobat Centipedia ! Akhir-akhir ini sudah banyak yang membuat eksperimen tentang Kentang Yang Dapat Menghasilkan Listrik, tapi kenapa kentang dapat menghasilkan listrik ? dan apa saja selain kentang yang juga dapat menghasilkan listrik ? nah maka dari itu mari kita bahas kenapa buah dan sayuran dapat menghasilkan listrik? beserta contohnya.

BUAH-SAYUR DAN LISTRIK

Ada banyak jenis konduktor listrik, Kawat tembaga dan perak misalnya yang termasuk kedalam konduktor listrik sederhana yang digunakan untuk menjalankan arus listrik ke bangunan. Selain konduktur tradisional ada juga konduktor ionik, Konduktor ionic adalah konduktor yang dapat menjalankan listrik dari ion-ion yang bergerak bebas. Jaringan manusia atau kentang adalah bahan organik dan merupakan konduktor ionik yang menciptakan sirkuit ionik. Sirkuit ionik adalah elektrolit – senyawa kimia yang menciptakan ion ketika dilarutkan dalam air .
Kentang

 

Seorang Professor ilmu dan teknik material di Penn State Michael Hickner mengatakan “Buah-buahan dan sayuran menghantarkan listrik dengan cara yang sama seperti larutan garam akan melengkapi sirkuit listrik, ini karena ion dalam larutan garam tidak melakukan elektron.” Konduktor ionik mengandung muatan positif dan negatif, dimana ketika bersentuhan dengan tegangan maka ion negatif akan bergerak bebas.
Sebagai contoh , ketika garam dilarutkan bersama air dan natrium klorida- yang memiliki muatan berlawanan dengan Na+ dan Cl- untuk larutan ionik. Larutan ionic ini disebut elektrolit yang dapat ditemukan di setiap benda hidup. Ini juga mengapa air garam atau air keran tanpa filter adalah konduktor ion yang lebih baik daripada air yang disaring. Maka secara teknis, buah dan sayuran pun bisa menjadi konduktor ionik.
Buah dan sayuran memiliki kalim atau natrium dan struktur internal yang merupakan superkonduktif tinggi dan tepat untuk menghasilkan arus. Kentang yang memiliki struktur homogeny dana car yang memiliki kadar natrium tinggi merupakan contoh sayuran yang baik digunakan. Untuk percobaan menghasilkan listrik, sobat dapat merendam kentang ke air garam terlebih dahulu.
Tomat
Sedangkan untuk sayur dan buah lainnya seperti tomat dan jeruk merupakan anomali dari kentang. Menurut Professor Paul Takhistov dari Ruutgers University di New Jersey, Tomat yang memiliki bagian yang tidak teratur dan jeruk yang memiliki kadar potasium yang tinggi tidak akan berfungsi dengan baik untuk menghasilkan listrik. Hal ini dikarenakan daging buah terbagi menjadi kompartemen internal yang menciptakan hambatan yang menghalangi terjadinya arus listrik.

BUAH DAN LOGAM

Selain buah dan sayur yang memiliki ion superkonduktif, untuk menghasilkan listrik ada beberapa bahan yang perlu disiapkan lagi. Dua logam yang berbeda seperti tembaga dan seng akan menghasilkan tegangan elektroda yang dibutuhkan untuk menghasilkan listrik. Gunakan penny tembaga dan paku galvanis (yang biasanya terbuat dari besi yang dilapisi dengan seng) untuk menghasilkan arus dari buah dan sayur yang kompeten.
Test Listrik pada buah
Menurut Proffesor Paul Takhistov buah dan sayuran tidak dapat menghasilkan listrik tanpa sesuatu yang dapat menggerakkan ion, “Ketika anda membuat rangkaian listrik dengan memasukkan dua logam yang berbeda dan menghubungkannya dengan kawat maka bahan tersebut akan membuat kontak dengan elektrolit yang kemudian menghasilkan reaksi yang menjalankan tegangan. Hal ini terjadi karena adanya perbedaan dalam energi potensial listrik yang ada diantara kedua logam, ion positif dan negatif yang mulai bergerak bebas”
Namun tegangan yang dihasilkan oleh Kentang hanya berkisar 1,2 volt energi. Diperlukan beberapa kentang yang dihubungkan pararel untuk menghasilkan tenaga yang lebih besar.

CONTOH BUAH-SAYUR YANG DAPAT MENGHASILKAN LISTRIK

Karena listrik dari kentang sudah kita bahas maka dibawah ini adalah buah selain kentang, buah-sayur yang dapat menghasilkan listrik.

1. PISANG

Pisang
Dalam dunia fisika, pisang adalah sumber energi alternatif bagi tubuh yang memiliki kadar kalori yang cukup banyak. Dalam per 100 gram pisang terkandung 136 kalori, jumlah ini dua kali lipat dibandingkan dengan buah apel. Selain kalori, pisang juga kaya akan mineral seperti kalium (potasium), magnesium, fosfor dan zinc atau zat besi. Kalium yang terdapat pada pisang yang jika berekarsi dengan garam sodium yang terdapat pada kulit pisang akan menjadi penghantas listrik yang baik.

2. LEMON ATAU JERUK

Lemon
Seperti yang kita ketahui bahwa buah lemon atau jeruk kaya akan vitamin C, asam amino, glukolisa dan vitamin B. Selain itu buah lemon atau jeruk mengandung senyawa asam sitrat yang merupakan larutan elektrolit, maka tentunya bukan tidak mungkin jika buah ini dapat menghasilkan listrik. Untuk satu buah jeruk-lemon dengan ukuran nirmal dapat menghasilkan tegangan sekitar 1 volt.

 

3. Apel

Apel

 

Buah yang biasanya dijadikan menu diet ini mengadung vitamin C, magnesium, flavonoid dan kalium. Seperti yang kita ketahui sebelumnya, bahwa kalium adalah zat yang menjadi pemicu terjadinya reaksi yang menghasilkan listrik. Kandungan kalium dan cairan asam pada apel membuat apel berpotensi menghasilkan listrik, jika plat logam ditancapkan dalam apel maka akan terjadi reaksi kimia yang menghasilkan arus listrik lemah. Namun dibandingkan buah lainnya, apel memiliki kandungan listrik terlemah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 + eight =