Teknologi Switching Network

Teknologi Switching Network  atau pengalih jaringan merupakan penghubung tak tampak atau Segmentation banyak jaringan dengan pengalihan berdasarkan alamat MAC atau komputer itu sendiri.

Switching Network digunakan sebagai penghubung ataupun penghalang pada satu area yang terbatas, Switching Network atau pengalih jaringan juga bekerja pada lapisan taut data atau data link. Cara kerja dari pengalih jaringan menggunakan sejumlah portal yang disebut Multi-Port Bridge atau panca portal.

teknologi switch network 1

Bentuk Teknologi Switching Network

Teknologi Switching Network telah mengalami bebrapa fase perkembangan da penyempurnaan, mulai dari aktifitas dan kapasitas yang terus meningkat hingga sampai pemprosesan sinyal analog ke sinyal full digital. Berikut uraian singkat perkembangan terhadap bentuk Switching Network dan proses pada masing – masing sistemnya.

1. Manual Switch Board

Manual Switch Board memiliki 3 prinsip utama, berikut 3 prinsip tersebut :

  1. Switching Network dari sentral manual yaitu Manual Switch Board
  2. Menggunakan operator yang bertugas dalam proses penyambungan
  3. Calling Station yaitu pemberian suatu sinyal Off-Hook dengan cara seoerti berikut :
    • Putar engkol sehingga terjadi perubahan status yang ditandai dengan bunyi bell pada sentral board
    • Angkat handset yang sudah dilengkapi dengan Line Circuit
    • Calling Station yang terhubung dengan operator di Inlet, sehingga terjadi komunikasi Called Number
    • Outlet dikirim Ringing Tone oleh sentral sehingga terjadi hubungan Inlet dan Outlet oleh operator
    • Untuk Clearing Calling Station harus memutar engkol agar operator dapat memutuskan hubungan

teknologi switch network 2

teknologi switch network 3

Sifat – sifat umum Manual Switch Board yang biasa muncul adalah :

  1. Penyambungan yang terbilang lambat
  2. Keamanan hubungan tergantung pada operator
  3. Semua aktifitas bergantung pada operator dalam menghubungkan dan memutuskan hubungan
2. Elektromagnetic Switch Crosspoint

Elektromagnetic Switch Crosspoint merupakan perkembangan dari switching manual. Elektromagnetic Switch Crosspoint operator tidak lagi menggunakan jack untuk menghubungkan dan memutuskan Inlet dan Outlet, tetapi telah menggunakan jack untuk Switch-Switch secara elektromagnetik. Switch-switch elektromagnetik tersebut disusun dalam bentuk matriks-matriks.

Power Feeding terdapat pada mode Elektromagnetic Switch Crosspoint ini, Power Feeding berfungsi sebagai bagian penting untuk melihat catuan daya terhadap terminal atau End User.

Pada Manual Switch Board, pencantuan pada umumnya adalah local batere, dimana pencatuan daya dilakukan pada telepon (pemanggil harus memutar engkol yang ada di telepon untuk memberitahu sentral/operator), sedangkan Elektromagnetic Switch Crosspoint pada masa sekarang pencatuan dilakukan di sentral.

Sekian hal yang dapat kami bagikan mengenai Teknologi Switching Network, jika masih ada hal yang ingin diketahui silahkan tinggalkan jejak pada kolom komentar. Jangan lupa share jika anda terbantu dan informasi ini bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 × two =