Tipe Switching Network

Tipe Switching Network – Seperti yang telah dibahas di artikel sebelumnya yaitu Teknologi Switching Network  atau pengalih jaringan merupakan penghubung tak tampak atau Segmentation banyak jaringan dengan pengalihan berdasarkan alamat MAC atau komputer itu sendiri. Switching Network digunakan sebagai penghubung ataupun penghalang pada satu area yang terbatas, Switching Network atau pengalih jaringan juga bekerja pada lapisan taut data atau data link.

Terdapat beberapa jenis atau tipe dari Switching Network,  baik yang bekerja pada layer 2 dan layer 3 lapisan OSI. Nah, kali ini kita akan membahas apa saja tipe atau jenis dari Switching Network, langsung saja berikut pembahasannya :

Tipe Switching Network :

ATM Switch

atm switch

ATM Switch yang merupakan singkatan dari Asynchronous Transfer Mode merupakan mode transfer dengan metode penyusunan data kedalam bentuk sel – sel. Asynchronous berarti pengulangan sel yang membawa informasi bagi para penggunanya tanpa perlu sistem periodik.

ISDN Switch

isdn switch

Integrated Services Digital Network Switch atau ISDN, yang biasa juga dikenal sebagai Frame Relay Switch Over. ISDN pada umumnya terdapat pada Service Provider dengan cara kerja seperti Switching Network pada umumnya namun terdapat perbedaan diantara keduanya. Perbedaanya terletak pada interface yang digunakan ISDN yaitu ISDN Card atau ISDN Router.

DSLAM Switch

dslam switch

A Digital Subscriber Line Access Multiplexer yang disingkat DSLAM, sering diucapkan “dee-lam”. Merupakan tipe Switching Network yang memungkinkan telepon garis untuk membuat koneksi cepat ke Internet. DSLAM merupakan perangkat jaringan pada bursa telepon dari penyedia layanan yang menghubungkan beberapa pelanggan Digital Subscriber Lines (DSLs) dengan kecepatan tinggi backbone Internet line menggunakan Multiplexing teknik. Dengan DSLAM, lokasi yang terbilang terpencil atau area yang berada di luar jangkauan efektif dapat terhubung lancar dengan sentral telepon.

Ethernet Switch

Ethernet Switch

Switch Ethernet merupakan LAN interkoneksi perangkat yang beroperasi pada lapisan atau layer data-link (lapisan 2) dari model referensi OSI . Switch Ethernet mendukung jumlah yang lebih besar dari segmen LAN yang terhubung dengan kemampuan manajemen yang lebih mumpuni. LAN modern dapat diganti dengan media bersama yang diaktifkan, dengan menginstal Switch Ethernet dapat menghubungkan operator dengan Repeater. Partisi logis terjadi hanya selama segmen jaringan di jalur antara sumber dan tujuan. Hal ini mengurangi Bandwidth yang terbuang dari hasil dari mengirim paket ke bagian jaringan yang tidak perlu menerima data.

Kelebihan lainnya adalah peningkatan keamanan yaitu pengguna kurang mampu Tap-In ke data pengguna lain, manajemen yang lebih baik dan teratur yaitu kemampuan untuk mengontrol siapa yang menerima informasi apa (yaitu Virtual LAN) serta membatasi dampak dari masalah jaringan, dan kemampuan untuk mengoperasikan beberapa link di Full Duplex yaitu Link Duplex lebih dari setengah yang diperlukan untuk mengakses bersama-sama.

Port Uplink

Uplink ports

Port Uplink merupakan sebuah port yang digunakan sebagai penghubung suatu jaringan Switching Network dengan jaringan Switching Network lainnya dengan basis teknologi teknologi Ethernet. Dengan Port Uplink, hubungan – hubungan yang ada dapat disusun secara bertumpuk dan membentuk jaringan yang jauh lebih besar dengan bantuan kabel Unshielded Twisted Pair yang murah. Namun jika kondisi tidak memungkinkan untuk menggunakan Port Uplink, salah satu alternatifnya adalah dengan menggunakan kabel UTP yang disusun secara Crossover.

Sekian hal yang dapat kami bagikan mengenai Tipe Switching Network, jika masih ada hal yang ingin diketahui silahkan tinggalkan jejak pada kolom komentar. Jangan lupa share jika anda terbantu dan informasi ini bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

three × 2 =